Monday, June 1, 2026

Lafaek ho Laho [e.p 268]

Papa Francisco nia humília iha Tasi-Tolu
temi konaba Lafaek, 
piadas ba máfia.

Iwan Fals konsertu iha Tasi-Tolu
hananu konaba Laho, 
piadas ba korruptores.

Koitadu, 
Lafaek habelar liras
Tama mai ha'u rain doben, 
Laho gravatadu butuk tan malu
Hafuhu rai, subar-an iha rai laran. 
--- o0o ---

Beberapa Hari Bersejarah di Timor-Leste

28 november 75: Hari Proklamasi Kemerdekaan Timor-Leste secara sepihak oleh Comitê Central da FRETILIN [CCF] dengan nama RDTL [República Democrática de Timor-Leste]

7 desember 1975 - 1999: Hari Invasi, dimana Indonesia menganeksasi dan mengangkat Timor-Leste serta menggantikan nama menjadi Timor Timur selama 24 tahun.

17 juli 1976: Hari Integrasi Timor Timur, ketika Indonesia meng-integrasi-kan Timor Timur secara sepihak ke dalam wilayah RI sebagai propinsi ke 27 (tidak diperingati, hanya utk dikenang).

27 januari 99: Dua Opsi diumumkan oleh Presiden RI BJ Habibie yang menawarkan 2 Opsi yaitu [1:menerima otonomi dan 2:menolak otonomi] kepada rakyat Timor Timor di propinsi ke 27 saat itu untuk menentukan nasib sendiri (tidak diperingati, hanya utk dikenang).

20 agustus 75: hari berdirinya FALINTIL

30 agustus 99: Hari jajak pendapat/ referendum dan dimenangkan oleh opsi kedua [menolak otonomi], maka berpisahlah Timor Timur dan RI secara resmi dengan kekecewaan yang mendalam. 
Ini berkat jasa Presiden Habibie yang memberikan 2 opsi untuk memilih nasib sendiri. Terima kasih pak Habibie, jasamu tetap dikenang sepanjang masa, semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan.

4 september 1999: pengumuman hasil referendum (tidak diperingati, hanya utk dikenang). 

Akhir 99 - awal 2002: Masa Transisi UNTAET/ masa tenang/ masa persiapan (tidak diperingati, hanya utk dikenang).

20 mei 2002: Hari Pemulihan/Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste disaksikan Sekjen PBB Anan Kofi Anan, Presiden RI Megawati Sukarno Putri, dan beberapa kepala negara lainnya, maka nama Timor-Leste kembali diucapkan secara resmi pada 20 mei 2002, dengan berkibarnya bendera kebangsaan RDTL dan berkumandangnya lagu kebangsaan "Pátria Pátria" yang hingga kini telah berusia 24 tahun.
---
Bersambung