Kabut asap dari Papua tak kunjung reda
Menyelimuti kota Dili menutupi sang mentari.
Kini, kota Dili merindukan hujan
Hujan lebat tuk menyingkirkan kabut
Kabut tamu hasil pembakaran dari seberang.
Orang China melantunkan syairnya
Sebagai ungkapan solidaritas.
Sebagai rasa peduli pada lingkungan.
--- o0o ---
ditulis di Dili pd tgl 18 okt. 2026